Skip to main content

Featured

Procrastination

PERHATIAN:  Tulisan ini hanya untuk dibaca oleh orang-orang yang sudah dewasa. TIDAK untuk dibaca anak-anak atau orang dewasa yang belum punya kedewasaan pribadi. Penulis tidak bertanggung jawab jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.  ========================== Hadirin pada pertemuan German Association of Arts and Sciences tahun 1875 dikejutkan oleh atraksi dua orang pria yang meminum arsenic dengan dosis yang dianggap cukup mematikan. Tahu kan apa itu arsenic? Masih ingat kan berita tentang kopi arsenic Mirna dan jus jeruk Alm. Munir yang mengandung arsenic? Dari kedua berita ini kita tahu bahwa arsenic sangat mematikan.  Apa yang terjadi pada kedua pria yang meminum arsenic dalam meeting itu? Apa mereka meninggal dengan tragis? Hari berikutnya dalam meeting yang sama, mereka hadir dengan kondisi sehat dan senyum ceria! KOK BISA? “Pasti mereka punya penawarnya!” begitu kan pikiran Anda? Tidak, mereka tidak punya penawarnya.  Lama sebelum meeting itu diadakan, kedua pria itu telah

Mengajar di 3D Virtual World - Faktor-faktor Di Luar Teori Kelas

Mengajar bulding 3D di virtual world ternyata tidak sekedar mengajar teori dan praktek building itu sendiri! Tidak seperti mengajar dengan bertatap muka langsung, ada berbagai keahlian lain yang harus dipahami tutor, antara lain :

1. Karena ada berbagai favoritisasi siswa dalam penggunaan viewer 3D virtual world, maka tutor harus memahami perbedaan tombol-tombol dan fungsi-fungsi pada viewer yang berbeda (beberapa viewer yang saya ketahui : SL Viewer V2, Imprudence, Hippo Open Sim, Phoenix, dan Onrez).

2. Faktor koneksi internet juga berpengaruh. Tutor harus paham bahwa suatu kesalahan siswa terjadi karena koneksi yang lambat, bukan karena kesalahan siswa dalam menerapkan teori yang diberikan.

3. Faktor lingkungan sim/grid tempat belajar itu sendiri. Jika suatu sim telah sangat berat bebannya, misalnya sudah penuh dengan script-script yang berat, atau banyak yang menggunakan megaprim, maka sim atau bahkan grid tersebut akan mengalami lag yang cukup berat, ini akan memperlambat proses building, bahkan obrolan antara tutor dan siswa (istilahnya : chat lag).

Ketiga hal tersebut harus dipertimbangkan ketika hendak mengajar di 3D virtual world, supaya tak terjadi kesenjangan antara tutor dan siswa, bahkan pertentangan yang bisa timbul karena kondisi tersebut di atas.

Tulisan pendek ini saya buat berdasarkan pengalaman mengajar di Learn Avatar - Second Life, di SLED Indonesia - Second Life, dan di sim Klub Sinau di Kitely - Virtual World On Demand.

Comments

Popular Posts