Skip to main content

Featured

Masih Ragu Untuk Menerima Vaksinasi Covid-19? Ini Pengalamanku

Vaksinasi Covid-19, bagiku ini adalah antara maju dan mundur, tidak sepasti orang lain yang tidak memiliki "teman" dalam tubuhnya. Aku berteman dengan diabetes type 1 yang adalah autoimmune dan sudah nyeret si hipertensi. Waktu awal-awal vaksin Covid beredar katanya penyintas autoimmune tidak boleh vaksin, lalu belakangan katanya: gak apa-apa, asalkan terkontrol. Nah, definisi "terkontrol" ini sejauh apa? Aku gak tahu.  Kalau dilihat dari nilai HbA1C jelas diabetesku gak terkontrol, begitu juga kalau dilihat dari tensi, tak terkontrol juga, tapi memang sih angka burukku gak pernah berlebihan buruknya. Seperti misalnya diabetes, angkaku gak pernah lebih dari 400, lalu tensi juga gak pernah lebih dari 180/100. Tapi apa itu "terkontrol"? Suatu saat pengelola Apartemen Greenbay tempat aku tinggal mengumumkan dibukanya pendaftaran vaksinasi untuk usia dewasa 18-59 tahun, nekat aja aku daftar padahal belum tahu bisa atau nggak. Waktu itu yang semangat mendaftark

Proyek Ibu Cerdas - Bahagia Oleh Ibu Jari


Saya dan teman-teman Ibu Jari yang ada dalam group Ibu Jari telah sepakat untuk menyelenggarakan suatu proyek edukasi bersama untuk ibu. Proyek ini adalah murni dari kami yang ada dalam group tersebut. Asal mulanya saya memandang anggota group ini memiliki potensi yang tidak bisa dipandang sebelah mata.

Potensinya pun di bidang-bidang yang beragam, fotografi, menulis, kuliner, kesehatan, teknologi, parenting, bahkan musik dan crafting! Nah, kalau potensi ini dibiarkan saja tanpa diamalkan, akan kurang memiliki nilai positif. Maka saya mengajak teman-teman untuk mengadakan webinar sebulan sekali untuk membagi ilmunya ini. Di group Ibu Jari ada 30 anggota. Kalau tiap anggota menjadi pemateri dalam tiap webinar yang akan diadakan sebulan sekali, maka selama dua setengah tahun kita akan bisa mengadakan webinar tanpa henti dengan berbagai materi dari ahlinya! Bayangkan saja betapa banyak ilmu yang bisa diserap dari sini!

Nah, untuk kelancaran rencana ini saya memang berniat mencarikan sponsor, paling tidak untuk memberi insentif bagi teman-teman yang memberi materi dalam webinar-webinar ini. Syukur-syukur kalau dana dari sponsorship bisa dipakai untuk pengembangan edukasi ibu ini lebih lanjut, misalnya untuk mengadakan seminar offline dan penyediaan materi belajar.

Ohiya, webinar ini kami rencanakan berbayar Rp. 10.000 saja, hasil pembayaran ini akan dipakai untuk membeli materi belajar (bisa buku, alat peraga, atau alat belajar lain) yang dibutuhkan oleh anak-anak yang tidak terjangkau oleh materi belajar yang berkualitas.

Kemarin, saya menemukan channel pendanaan dari Lenovo, dan saya telah meletakkan Proyek Ibu Cerdas - Bahagia untuk diajukan dalam proyek pendanaan ini. Kami berharap kami bisa lolos dan mendapat pendanaan untuk tujuan edukasi ibu ini.

Supaya bisa lolos kami membutuhkan dukungan berupa klik pada tombol "Like" Facebook atau "+1" G+ yang ada di sisi kanan atas pada halaman ini : http://donetwork.lenovo.com/id/project-detail_1242_Ibu-Cerdas---Bahagia.html (silakan klik link ini dan temukan tombol "Like" dan "+1" di kanan atas).

Dukungan ringan dalam bentuk klik ini akan sangat membantu kami. Untuk detail proyek silakan download (unduh) proposal Ibu Cerdas - Bahagia di sini : http://donetwork.lenovo.com/id/project-detail_1242_Ibu-Cerdas---Bahagia.html#file-cabinet

Semoga proyek ini berhasil dan mendatangkan banyak manfaat baik bagi kami sendiri di Ibu Jari maupun bagi yang menerima materi dari kami.

Comments

Popular Posts