Skip to main content

Featured

Masih Ragu Untuk Menerima Vaksinasi Covid-19? Ini Pengalamanku

Vaksinasi Covid-19, bagiku ini adalah antara maju dan mundur, tidak sepasti orang lain yang tidak memiliki "teman" dalam tubuhnya. Aku berteman dengan diabetes type 1 yang adalah autoimmune dan sudah nyeret si hipertensi. Waktu awal-awal vaksin Covid beredar katanya penyintas autoimmune tidak boleh vaksin, lalu belakangan katanya: gak apa-apa, asalkan terkontrol. Nah, definisi "terkontrol" ini sejauh apa? Aku gak tahu.  Kalau dilihat dari nilai HbA1C jelas diabetesku gak terkontrol, begitu juga kalau dilihat dari tensi, tak terkontrol juga, tapi memang sih angka burukku gak pernah berlebihan buruknya. Seperti misalnya diabetes, angkaku gak pernah lebih dari 400, lalu tensi juga gak pernah lebih dari 180/100. Tapi apa itu "terkontrol"? Suatu saat pengelola Apartemen Greenbay tempat aku tinggal mengumumkan dibukanya pendaftaran vaksinasi untuk usia dewasa 18-59 tahun, nekat aja aku daftar padahal belum tahu bisa atau nggak. Waktu itu yang semangat mendaftark

Balasan Surat Untuk Takita

Hello Takita yang cantik.... fotomu menggemaskan deh! Pingin nyubit pipimu... hihihihi....! Waktu Ii' (begitulah kalau keponakan-keponakan saya memanggil saya ^_^) baca suratmu, Ii' langsung berpikir, langsung melamun gitu... tentang masa-masa Ii' masih rutin bercerita ke Pandu, anak Ii'.

Sejak Pandu baru lahir, sampai usia sekitar 6 tahun Ii' rutin baca cerita untuk Pandu. Sekarang pun sebenarnya masih ingin, tapi, seringnya kami berdua sibuk. Ii' sibuk kerja atau Pandu yang sibuk main dan belajar. Eh iya, Pandu sekarang umurnya 8 tahun... Takita umur berapa? Kayaknya seumuran sama Pandu ya...

Dulu, Ii' bercerita pada Pandu itu karena Ii' ingin mengenalkan tentang dunia melalui cerita. Pandu sangat suka didongengi, Ii' juga suka mendongengi, klop dah! Lalu akhir-akhir ini, Ii' hanya cerita sekitar 2 kali seminggu. Pinginnya siy lebih sering, karena di rumah Ii' banyak banget buku yang bisa Ii' ceritakan ke Pandu.

Bagi Ii', bercerita atau mendongeng itu gak cuma ngasi tahu tentang isi ceritanya. Tapi juga menunjukkan pada Pandu cara berkomunikasi yang baik dan cara bercerita yang menarik. Terbukti, Pandu dulu, sekitar umur 5, ketika masih rutin dapat dongeng, bisa bercerita dengan sangat baik pada sepupunya yang masih batita! Dia bisa membuat sepupunya ini duduk tenang mendengar ceritanya. Hebat ya... Dan sekarang anak Ii' ini agak sulit kalau dititipin sepupunya, bingung mau diajak main apa... gitu. Sepertinya Ii' akan kembali rutin bercerita pada Pandu, setiap hari!

'Ma kasih ya Takita untuk suratmu. Karena suratmu Ii' jadi kembali berjanji untuk bercerita lebih banyak lagi, walaupun anaknya Ii' sudah dewasa ^_^

Eh Takita kapan-kapan main sama Pandu ya... nanti Ii' yang dongengin.

Eh, ada lagi... Ii' ini jago bercerita loh... kalau Ii' cerita si Pandu tuh bisa ngakak, sampai-sampai pernah ngakak sampai muntah... hihihi... :D

Comments

  1. Wah berceritanya seru sekali...sampai ngakak-ngakak gitu
    Takita senang kalau ada yang senang bercerita juga
    Berarti Takita ada temannya
    Makasih ya kak

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular Posts