Skip to main content

Featured

Procrastination

PERHATIAN:  Tulisan ini hanya untuk dibaca oleh orang-orang yang sudah dewasa. TIDAK untuk dibaca anak-anak atau orang dewasa yang belum punya kedewasaan pribadi. Penulis tidak bertanggung jawab jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.  ========================== Hadirin pada pertemuan German Association of Arts and Sciences tahun 1875 dikejutkan oleh atraksi dua orang pria yang meminum arsenic dengan dosis yang dianggap cukup mematikan. Tahu kan apa itu arsenic? Masih ingat kan berita tentang kopi arsenic Mirna dan jus jeruk Alm. Munir yang mengandung arsenic? Dari kedua berita ini kita tahu bahwa arsenic sangat mematikan.  Apa yang terjadi pada kedua pria yang meminum arsenic dalam meeting itu? Apa mereka meninggal dengan tragis? Hari berikutnya dalam meeting yang sama, mereka hadir dengan kondisi sehat dan senyum ceria! KOK BISA? “Pasti mereka punya penawarnya!” begitu kan pikiran Anda? Tidak, mereka tidak punya penawarnya.  Lama sebelum meeting itu diadakan, kedua pria itu telah

Tentang Menjaga Hati Orang Yang Kita Kasihi


Kemarin, saya menonton serial "Friends" di Warner TV. Diceritakan bahwa orang tua Rose dan Monica bermaksud menjual rumah mereka tanpa mengomunikasikannya dulu dengan anak-anak mereka.

Rose dan Monica pun merasa jengkel karena tidak dilibatkan pada pengambilan keputusan ini. Mereka saling curhat. Salah satu curhatan Monica adalah tentang pengalihan fungsi kamarnya tidak sampai sehari setelah dia pergi kuliah. Monica merasa marah dengan hal ini.

Saya pernah mengalami juga, ketika saya mundur dari suatu group yang saya bentuk dan saya admini, tiba-tiba seorang dari group itu, langsung mengubah deskripsi group, menggantinya secara keseluruhan. Padahal belum satu hari saya mundur. Tentu ini menyakitkan buat saya, akhirnya saya putuskan untuk keluar saja, karena saya merasa tertolak di dalamnya.

Apa yang saya pelajari dari kedua situasi tersebut adalah :
- menjaga ruang pribadi orang lain sama artinya dengan menjaga hatinya terhadap kita.
- tidak perlu rakus dengan langsung mengambil alih dan melakukan penggantian, bersabar menunggu waktu yang tepat ketika si pemilik awal telah rela melepas haknya.

*tapi bagi beberapa orang (tidak semua orang berpandangan sama dengan saya), kedua hal di atas hanya bisa dilakukan jika kita sayang pada orang itu*

Comments

Popular Posts