Skip to main content

Featured

Masih Ragu Untuk Menerima Vaksinasi Covid-19? Ini Pengalamanku

Vaksinasi Covid-19, bagiku ini adalah antara maju dan mundur, tidak sepasti orang lain yang tidak memiliki "teman" dalam tubuhnya. Aku berteman dengan diabetes type 1 yang adalah autoimmune dan sudah nyeret si hipertensi. Waktu awal-awal vaksin Covid beredar katanya penyintas autoimmune tidak boleh vaksin, lalu belakangan katanya: gak apa-apa, asalkan terkontrol. Nah, definisi "terkontrol" ini sejauh apa? Aku gak tahu.  Kalau dilihat dari nilai HbA1C jelas diabetesku gak terkontrol, begitu juga kalau dilihat dari tensi, tak terkontrol juga, tapi memang sih angka burukku gak pernah berlebihan buruknya. Seperti misalnya diabetes, angkaku gak pernah lebih dari 400, lalu tensi juga gak pernah lebih dari 180/100. Tapi apa itu "terkontrol"? Suatu saat pengelola Apartemen Greenbay tempat aku tinggal mengumumkan dibukanya pendaftaran vaksinasi untuk usia dewasa 18-59 tahun, nekat aja aku daftar padahal belum tahu bisa atau nggak. Waktu itu yang semangat mendaftark

Natal Itu... Lebih Dari Sekedar Hari Raya!


Di bulan November, saya mendapat kiriman sebuah ebook, judulnya: More Than A Holiday. Ebook ini berisi renungan, bacaan ayat, bahan diskusi dengan anak, dan aktivitas keluarga yang dibungkus dalam berbagai tema berkaitan dengan peristiwa Natal.

Ebook ini sangat menarik. Saya sampai semangat ingin menerapkannya hari demi hari dalam menyambut Natal, karena ada ide-ide aktivitas anak dalam memaknai Natal. Jika selama ini anak saya memaknai Natal hanya sebagai waktu untuk kumpul keluarga besar, mendapat kado, mendirikan pohon Natal, dsb. maka dengan ebook ini anak jadi bisa paham tentang peristiwa Natal dan maknanya.

Dengan kata lain, ebook More Than A Holiday ini membantu keluarga mempersiapkan hati dalam memperingati kelahiran Yesus. Jangan ragu membelinya. Ebook ini sangat berguna.

Setelah membaca ebook ini saya jadi memiliki ide untuk merayakan hari demi hari menjelang 25 Desember dengan membuat devosi ala saya sendiri, dan ide-ide crafting menghias rumah dengan nuansa Natal. Kedua aktivitas ini tentu saja akan melibatkan anak saya, karena saya ingin membimbingnya menyerahkan hati dan hidup pada Yesus.

Di hari pertama, setelah kami mendiskusikan isi awal dari ebook ini, anak saya terpikir untuk menyisihkan angpao hadiah Natalnya bagi keluarga yang tidak mampu. Amazing kan... itulah sebabnya saya sangat menikmati konten ebook ini.

Jika anda tertarik membelinya, silakan klik gambar sampul More Than A Holiday di atas, lalu silakan ikuti tahapan-tahapan yang disarankan pada websitenya. Anda tidak akan menyesal. Poin-poin diskusi yang ada di dalamnya bisa jadi bahan untuk menambah keakraban keluarga melalui diskusi yang menentramkan.

Untuk devosi Natal yang saya tulis bisa dibaca dengan klik pada gambar di bawah ini :


Selamat menyambut Natal! Semoga kita semua mendapatkan makna Natal yang sebenarnya.

Comments

Popular Posts