Skip to main content

Featured

Bangun Pagi Dengan Semangat Menyala? Bisa!

Selamat pagi... Pagi ini aku terbangun lebih pagi daripada biasanya, pukul 03:30. Ketika keluar kamar ternyata anakku juga keluar kamar dengan membawa baju mandi! Padahal anakku tidak sekolah formal, sehingga dia tidak diharuskan bangun pagi dengan diguncang-guncang. Sebetulnya dia sudah terbiasa bangun pagi ini sejak masih kecil. Bangun tidur, langsung mandi dilanjutkan dengan membuat teh hangat sendiri. Iya, dia memang mandiri sejak masih kecil sekitar usia 7 tahun. Kebiasaan bangun pagi bagi keluarga kami adalah hal yang sangat baik, karena sistem detoks tubuh terjadi pada pukul 05:00, sehingga pada jam ini sebaiknya sampah tubuh dikeluarkan.  Bagaimana kami bisa membuat anak memiliki dorongan bangun pagi ini? Games ! Dan bagaimana saya memiliki dorongan bangun pagi juga? Pekerjaan! Games dan pekerjaan bagi banyak orang dipandang sebagai sesuatu yang berbeda. Orang memandang bahwa games hanyalah kesenangan yang memabukkan dan pekerjaan adalah suatu kewajiban yang memang harus dila

Dilema Asisten Rumah Tangga II


Belum setahun aku sudah ganti asisten dua kali. Yang pertama karena ingin merawat anaknya di kampung, lalu digantikan kakaknya, ya asistenku yang sekarang ini.

Yang aku ingat dalam sekilas hanyalah bahwa asistenku yang pertama itu kerjanya lebih bersih daripada uang kedua ini. Itu bikin aku sering kecewa pada hasil kerja asistenku yang kedua.

Tapi barusan aku berkontemplasi, mengingat yang lalu-lalu. Ya, aku baru ingat bahwa dulu asistenku yang pertama di awal kerjanyajuga begini, tidak sesuai dengan standarku. Tapi setelah aku cerewetin (pasti dia anggap aku cerewet lah... tak diragukan lagi - dilema employer) akhirnya dia bisa ngikutin standarku. Mungkin untuk yang kedua ini juga diperlukan proses seperti itu. Semangat lagi yuuuk...

Eh tapi ada bedanya juga antara yang kedua dan yang pertama yang cukup mengagetkanku. Yang pertama bicaranya biasa saja, tidak sok sopan dan juga tidak tidak sopan, biasa sajalah. Tapi yang kedua ini kuanggap tidak sopan, terutama kalau ada tamu, dia menunjukkan ketidaksopanannya.

Apakah lebih baik aku tegur langsung ya? Atau aku memilih untuk tidak ngobrol saja sama dia kalau aku ada tamu?? Nah yang ini masih tanda tanya... hehehe... yang jelas aku selalu mempertimbangkan untuk tidak memakai asisten lagi.

Comments

Popular Posts