Skip to main content

Featured

Bangun Pagi Dengan Semangat Menyala? Bisa!

Selamat pagi... Pagi ini aku terbangun lebih pagi daripada biasanya, pukul 03:30. Ketika keluar kamar ternyata anakku juga keluar kamar dengan membawa baju mandi! Padahal anakku tidak sekolah formal, sehingga dia tidak diharuskan bangun pagi dengan diguncang-guncang. Sebetulnya dia sudah terbiasa bangun pagi ini sejak masih kecil. Bangun tidur, langsung mandi dilanjutkan dengan membuat teh hangat sendiri. Iya, dia memang mandiri sejak masih kecil sekitar usia 7 tahun. Kebiasaan bangun pagi bagi keluarga kami adalah hal yang sangat baik, karena sistem detoks tubuh terjadi pada pukul 05:00, sehingga pada jam ini sebaiknya sampah tubuh dikeluarkan.  Bagaimana kami bisa membuat anak memiliki dorongan bangun pagi ini? Games ! Dan bagaimana saya memiliki dorongan bangun pagi juga? Pekerjaan! Games dan pekerjaan bagi banyak orang dipandang sebagai sesuatu yang berbeda. Orang memandang bahwa games hanyalah kesenangan yang memabukkan dan pekerjaan adalah suatu kewajiban yang memang harus dila

Membagi Ide

Seringkali saya berpikir, apakah dengan membagi ide saya akan kekurangan? Apakah dengan membagi ide saya akan tambah miskin? Apakah dengan membagi ide saya menguntungkan orang lain? Apa yang saya dapat dengan membagi ide saya begitu saja tanpa mendapat keuntungan apa-apa?

Begini,

Ada banyak ide di kepala saya, semua itu seakan ingin meledak keluar. Sebagai penulis dan illustrator, saya sangat sadar dengan istilah "copyright". Tentu saja saya sangat ingin melindungi ide-ide saya dari pencuri ide. Ini antara lain saya lakukan dengan memberi watermark pada foto-foto dan gambar saya yang belum dibeli oleh orang lain, bersemangat mendaftarkan ISBN bagi karya saya dan anak saya.

Tapi, ada beberapa ide yang memang saya bagikan gratis, ini terutama ide pembelajaran, ide parenting, ide kreativitas untuk anak, pokoknya segala hal tentang pengasuhan anak selalu saya bagikan gratis.

Lalu apakah saya menjadi miskin karena membagi ide secara gratis ini? Yang saya rasakan selama ini adalah saya mendapatkan banyak kemudahan, banyak kenyamanan, walaupun tidak dalam wujud uang yang saya dapatkan. Namun yang saya dapat ini jauh dari yang saya harapkan, jauh melegakan dan membahagiakan. Saya percaya dengan berbagi ide saya memberikan banyak manfaat bagi banyak orang, dan karenanya Tuhan tidak akan meninggalkan saya. Itu sebabnya saya banyak merasakan bantuan dan fasilitasNya ini. Fasilitas dan bantuanNya bagi saya tidak melulu berbentuk uang.

Lalu apakah akan ada yang diuntungkan karena ide yang saya bagi itu? Jelas ada, yaitu para orang tua yang peduli pada anak-anak mereka. Dan itu memang yang menjadi sasaran saya.

Saya tidak menganggap orang yang mendapat keuntungan finansial karena menyontek ide saya, lalu dijadikan idenya, dan menjualnya sebagai idenya itu adalah "diuntungkan". Karena sebenarnya mereka sedang dirugikan, mereka dirugikan karena telah menjadi pencuri yang tentu saja akan dimintai tanggung jawab entah kapan dan oleh siapa. Para pencuri ide tidak akan pernah mendapat keuntungan apapun. Saya yakin itu, maka dari itu saya merasa bebas saja menyampaikan ide secara gratis pada orang tua yang membutuhkannya untuk kebaikan anak-anak.

Pasti itu!

Comments

Popular Posts