Skip to main content

Featured

Menemukan Kembali Mood Menjahit Yang Pernah Hilang

Sudah hampir tiga bulan aku tidak menjahit apapun. Mesin jahit dan mesin obras tergeletak begitu saja penuh debu. Sedangkan meja mesin jahit pun penuh dengan berbagai benda yang tak lagi berguna. Selain itu, kain-kain stock pun berserakan di dalam kantong plastik dan di dalam kontainer besar yang sulit dibuka karena di atas kontainer itu ada kantong-kantong yang berisi baju-bajuku. Benar-benar berantakan! Akhir-akhir ini kondisi kamarku memang kacau, akibat dari tidak memiliki lemari sehingga kain-kain pun tidak terdisplay dengan baik. Ini membuatku sangat malas mencari-cari kain untuk dijahit karena sulit diakses. Rupanya aku tidak cocok menggunakan kontainer dan plastik-plastik untuk menyimpan kain-kain. Lalu kuputuskan untuk membeli dua lemari yang kupakai untuk tempat baju dan stock kain.  Aku membeli satu lemari bergambar jerapah (aku suka jerapah!) yang belum dirakit pada tanggal 1 Mei, lalu segera ku rakit keesokan harinya, setelah dirakit aku merasa lemari ini terlalu kecil, ti

You Are What You Eat!

Beberapa tahun lalu ketika kita masih kecil, ortu kita belum paham tentang pentingnya untuk tidak mengonsumsi minyak goreng berulang kali.

Sekarang, ketika kita sudah punya anak, kita mulai mengonsumsi minyak goreng maksimal hanya dua kali goreng. Itu sudah lumayan memperbaiki kesehatan kita dan kesehatan anak-anak pun mulai dibangun sejak kecil. Ini berarti ada perbaikan dalam hal kesehatan dari generasi ke generasi.

Tantangan kita saat ini adalah penggunaan pengawet, dan bahan berbahaya lain dalam industri makanan. Tantangan ini tampaknya tidak mudah dihadapi oleh keluarga jaman sekarang, yang memiliki budaya instant+lezat. Menyiapkan makanan fresh tanpa bahan berbahaya ini memerlukan : masak makanan sendiri, tidak jajan tiap hari, dan jeli memilih bahan yang tidak mengandung zat-zat berbahaya bagi tubuh.

Siapkah kita? Karena sebetulnya, peningkatan jumlah penderita kanker, tumor, dan penyakit lain itu sebagian besar karena sering konsumsi makanan yang mengandung bahan berbahaya itu.
Bagaimana kawan? Untuk sehat, seluruh keluarga harus bekerja sama.

You are what you eat!

Comments

Popular Posts