Menjaga Kebugaran Traveling Si Diabetes Type 1


Menjadi traveler yang sekaligus penderita diabetes type 1 itu tidaklah mudah. Karena terkadang, di tengah perjalanan ada rasa haus yang sangat mendera seperti tak tertahankan untuk segera mendapat minum yang segar. Belum lagi ditambah dengan cuaca yang tidak bersahabat, pun jika jalur yang ditempuh itu adalah jalur “blank” yaitu jalur yang tidak terdapat banyak toko, seperti di area pedalaman atau perkebunan yang sangat luas. Butuh waktu beberapa jam untuk bisa mencapai toko guna memenuhi kebutuhan penghilang dahaga. 

Memang sih, kadang ada toko yang menjual air minum kemasan. Tapi seringnya kurang memenuhi syarat kesehatan, minuman kemasan terkena sinar matahari langsung, atau yang dijual hanya minuman berasa manis yang terlarang untuk penderita diabetes seperti aku, atau bahkan beberapa minuman kemasan sudah kadaluarsa! Parah kan. Padahal kalau sedang haus yang dibayangkan adalah minuman dingin, segar, dan manis! 

Aku tuh sangat suka traveling ke daerah pedalaman, mblusuk-mblusuk gitu deh! Aku gak suka traveling ke tempat wisata yang ramai. Tempat-tempat seperti itu terasa menjemukan, tidak menantang! Dan aku seringnya pakai kendaraan umum: bis, boat, mobil travel. Kendaraan umum begini mana mau berhenti sembarangan hanya sekedar untuk aku membeli minum? Lalu bagaimana aku menyikapi kekurangan ini?

Biasanya sih aku mengakalinya dengan menyiapkan air minum secukupnya dari daerah asal traveling. Tas ransel punya dua kantong di kanan dan kiri, biasanya kantong-kantong tempat minum itu aku isi penuh, dua botol yang 600 ml tuh cukup untuk dua jam perjalanan. Jadi kalau ku perhitungkan bakal ada di daerah “blank” selama lebih dari dua jam, maka aku harus membeli lebih dari dua botol. Aku membeli dari toko yang bisa dipercaya, yang memajang air kemasan terlindung dari sinar matahari, tidak kadaluarsa, dan menjual merk-merk yang bisa dipercaya.
Oiya, untuk teman-teman traveler yang penderita diabetes, jangan beli minuman manis ya… supaya traveling-nya gak berakhir dengan sad ending gara-gara angka tesnya menjulang tinggi! Kalau ingin yang segar, cobalah air kemasan Le Minerale. Air ini punya keistimewaan: ada rasa manis yang tertinggal setelah meminumnya! Rasa manis ini berasal dari mineral yang ada di air itu, bukan dari gula, ini sebabnya aku sebut Le Minerale ini sebagai air minum kemasan sehat.

Dari yang aku baca, air minum Le Minerale bersumber dari mata air pegunungan terpilih dengan kedalaman 100 meter di bawah tanah serta dibotolkan secara langsung di sumbernya menggunakan teknologi Mineral Protection System tanpa disentuh oleh tangan manusia, ini bikin air minum ini jadi terjamin kebersihannya.

Apa saja kandungan mineral dan manfaatnya? Magnesium (Mg) yang berguna untuk meningkatkan kesehatan jantung, Potassium (K) untuk membantu fungsi otot dan saraf, Kalcium (Ca) yang membantu memelihara kesehatan tulang, Sodium (Na) yang bermanfaat untuk membantu pengaturan cairan di dalam darah dan jaringan tubuh, dan Bikarbonat (HCO3) yang penting untuk menjaga keseimbangan asam dan basa dalam tubuh. Kalau minat untuk beli, jangan salah beli ya… Pastikan di kemasannya tertulis “Le Minerale Mayora”! Ya, ini produksi dari Mayora yang sudah pengalaman dalam kualitas produk makanannya.

Dengan begini, walaupun anda penderita diabetes, tenang saja… solusi minuman yang sehat dan segar telah ada. Jangan lupa juga untuk disiplin minum obat dan suntik insulin ya, supaya traveling-nya happy ending dan bisa pamer foto-foto cakepnya dengan bangga! 


Comments

Popular Posts