Skip to main content

Featured

Menemukan Kembali Mood Menjahit Yang Pernah Hilang

Sudah hampir tiga bulan aku tidak menjahit apapun. Mesin jahit dan mesin obras tergeletak begitu saja penuh debu. Sedangkan meja mesin jahit pun penuh dengan berbagai benda yang tak lagi berguna. Selain itu, kain-kain stock pun berserakan di dalam kantong plastik dan di dalam kontainer besar yang sulit dibuka karena di atas kontainer itu ada kantong-kantong yang berisi baju-bajuku. Benar-benar berantakan! Akhir-akhir ini kondisi kamarku memang kacau, akibat dari tidak memiliki lemari sehingga kain-kain pun tidak terdisplay dengan baik. Ini membuatku sangat malas mencari-cari kain untuk dijahit karena sulit diakses. Rupanya aku tidak cocok menggunakan kontainer dan plastik-plastik untuk menyimpan kain-kain. Lalu kuputuskan untuk membeli dua lemari yang kupakai untuk tempat baju dan stock kain.  Aku membeli satu lemari bergambar jerapah (aku suka jerapah!) yang belum dirakit pada tanggal 1 Mei, lalu segera ku rakit keesokan harinya, setelah dirakit aku merasa lemari ini terlalu kecil, ti

Mengenali Teman Melalui Blognya


Blogger satu ini bikin aku dendam! Ya, dendam! Gimana gak dendam... waktu pertama kali kenalan, dia cuma ngasi aku akun FB dan IG-nya, trus... setelah aku oprek-oprek ternyata tak ku temukan satu pun foto dia! Jengkel gak sih... ya jengkel lah! 

Yang ada cuma foto anak-anaknya. Anaknya cantik dan ganteng, blasteran gitu, karena bapaknya bule. Waktu aku tanya tentang mengapa gak ada fotonya sama sekali? Eh dia nantangin aku ketemuan di Baywalk Mall!

OK, aku layani tantangannya dengan iming-iming dia ku ajarin bikin pola baju. Dia senang dan langsung merancang tanggal. Tapi ya gitu... gak ada wujudnya sampai sekarang gara-gara Covid-19.

Trus suatu kali aku ngadain kelas Nulis & Ngeblog Itu Asyik. Di kelas ini aku ngajar blogging dan temenku kak Irai ngajar nulis. Eh... suprise banget! Si dia cantumkan fotonya di blog! Cihuuuy... aku bisa lihat juga wajahnya yang bikin aku penasaran selama ini. Cantik, wajah Indonesia. Sekarang ku tahu darimana itu wajah ganteng dan cantik anak-anaknya berasal. 


Eniwei buswei, tentang blognya... well... Tampilannya mencerminkan selera dan pribadi dia. Background yang abu-abu muda polos, dengan memanfaatkan foto-foto bagus sebagai penghias blog. Aku suka type blog yang seperti ini, enak dipandang, santai, sejuk, tidak bikin mata cepat lelah. Enjoyable!

Cuma cara dia menyampaikan ide melalui tulisan ini kurang mengalir santai surantai seperti di pantai. Tampak masih agak ragu-ragu dalam mengalirkan kalimat-kalimatnya. Tapi gak papa, lama-lama kalau sudah terbiasa dengan aktivitas menulis, semua akan mengalir seperti air sungai Bengawan Solo... Bahkan bisa seperti air sungai Indragiri Hilir yang mengalir deras tanpa bisa dihentikan. 


Disclaimer:
"Dendam" digunakan dalam makna positif dan hiperbolik untuk meng-casual-kan gaya penulisan.

Comments

  1. nah sama! akhirnya bisa melihat "penampakan" si Fey. hehehe

    ReplyDelete
  2. Aaaah jadi malu tapi senenggggggggg. hahahaha. Dan tepat banget camar. emang masih ragu-ragu. tulis, hapus, tulis lagi, hapus lagi dan akhirny aku post karena feeling stuck hahahaha. Aaah jadi makin semangat untuk menulis. Supaya bisa bercerita lebih lancar. Thank youuuu cemar!!

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular Posts